Tips Membuat Customer Setia Dengan Produk Anda

Tips Membuat Customer Setia Dengan Produk Anda

 

Forum Media Informasi – Siapa sih yang tidak ingin bisnisnya ramai oleh klien? Selaku pebisnis, pasti kita bakal senantiasa memakai seluruh metode serta strategi supaya klien puas dengan produk atau pelayanan kita alhasil mereka jadi klien setia di usaha kita. Well, teruji, kan, jika‘ klien merupakan raja’ itu kenyataan? Tanpa mereka, pasti usaha kita tidaklah apa- apa.

 

Tidak hanya menarik klien baru, kita pula wajib dapat fokus dengan menjaga para klien setia kita. Percayalah, malah ini yang lebih susah. Mempunyai klien yang tiba awal kali ke  usaha Kamu itu memanglah tidak sedemikian itu susah, namun pointnya merupakan gimana Kamu menjaga mereka buat datang kembali terus menerus ke usaha Kamu sebab kompetisi bakal terus menjadi menyempit dan tren bakal lalu berganti serta bekembang.

 

Pelajaran kali ini tiba dari pengalaman Handsome Coffee Roasters( HCR), salah satu coffee shop yang terdapat di pusat kota Los Angeles, Amerika Serikat. Pemiliknya bernama Michael Philips, seseorang pemenang World Barista Champion tahun 2010.

 

Menariknya, tidak hanya menyuguhkan bermacam berbagai berbagai macam kopi seperi coffee shop yang lain, nyatanya HCR mempunyai 3 prinsip penting yang membuat usaha mereka berhasil serta berlainan dari coffee shop yang lain. 3 prinsip penting itu mencakup Hospitality, Accessibility, serta Uncompromosing Quality ataupun yang biasa mereka ucap The 3 Simple Pillars.

 

Tetapi tidak hanya itu, salah satu pendirinya, Tyler Wells memperhitungkan terdapat satu perihal yang tidak kalah berarti dari 3 tiang itu, ialah Customer Service. Penanaman nilai- nilai customer oriented dalam bisnisnya selanjutnya ini beliau miliki dari para klien yang datang ke kedai kopinya.

 

Without customers, there is nomor customer service

 

Buat Wells, ada perihal yang kerap kali dibiarkan oleh banyak pelakon usaha kalau konsumen merupakan perihal yang penting. Kita dapat mempunyai produk yang bermutu ataupun cara kegiatan yang hebat, tetapi ingat kesimpulannya konsumen lah yang memutuskan- sudah lumayan layak kah ia merelakan duit yang dipunyanya buat ditukarkan dengan produk serta pelayanan yang kita tawarkan. Alhasil yakinkan semua aktifitas kerja kita memanglah berharga buat klien kita, jika belum, perbaikilah.

 

The experience is most of the product

 

Ingat, ikatan dengan klien bukanlah hanya cara pemasaran, setelah itu berakhir dikala klien pergi dari gerai kita, ataupun kala PO telah diperoleh. Wells menggambarkan dalam warung kopinya, para customer, tidak hanya dapat merasakan kopi yang enak, klien pula dapat menikmati ruangan yang aman, alhasil mereka merasa“ diterima.” Sedemikian itu pula dalam usaha Kamu, dikala klien dapat menikmati cara dikala berbelanja di store, ataupun dikala berupaya produk, ataupun merasa dilayani dikala berbelanja. Cara pengalaman pembelian itu jadi bagian dari produk kita pula. 

 

Semoga informasi ini bermanfaat