Tempat Wisata di Tanah Air yang Ramah Difabel

Tema destinasi wisata ramah difabel saat ini semakin banyak dikembangkan oleh berbagai pengelola tempat wisata di tanah air. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat mendorong para pengelola tempat wisata dan juga pejabat di daerah untuk membuat fasilitas publik yang ramah terhadap difabel.

Tempat wisata yang ramah terhadap difabel tersebut dilengkapi oleh beberapa fasilitas yang dibutuhkan oleh penyandang difabel agar lebih nyaman dan aman saat berwisata. Beberapa fasilitas yang tersedia seperti ramp, toilet khusus difabel, parkir kendaraan difabel dan sebagainya.

Tempat Wisata Tanah Air dengan Fasilitas Ramah Difabel

1. Museum Angkut

Tempat wisata Museum Angkut berada di kota apel Malang yang telah menerapkan beberapa fasilitas khusus penyandang difabel. Fasilitas penunjang untuk difabel yang disediakan seperti kursi roda gratis yang bisa digunakan pengunjung selama berada di dalam museum.

Museum Angkut juga menyediakan lift berukuran besar yang khusus digunakan oleh para pengguna kursi roda. Selanjutnya ada juga fasilitas berupa toilet yang didesain khusus untuk difabel dengan ukuran yang lebih besar. Fasilitas lain seperti ramp yang ada di pintu masuk ke dalam museum.

2. Jatim Park 2

Sama-sama berada di Kota Malang, Jatim Park 2 merupakan salah satu tempat wisata andalan Kota Malang yang sudah menerapkan fasilitas ramah terhadap difabel. Di dalam Jatim Park 2, kamu bisa meminjam kursi roda yang disediakan secara gratis untuk para pengunjung yang membutuhkan.

Di bagian pintu masuk Jatim Park 2 ataupun pintu masuk ke ruang lainnya, terdapat ramp dengan ketinggian 7 derajat. Hal ini menjadikan Jatim Park 2 sebagai salah satu destinasi wisata ramah difabel yang sangat diandalkan Kota Malang.

3. Museum Benteng Vredeburg

Yogyakarta memang sejak awal sudah naik daun karena dikenal sebagai kota paling inklusif di tanah air. Salah satu alasannya adalah karena kota ini dikenal sangat ramah terhadap difabel terutama dalam hal penyediakan fasilitas bagi para penyandang difabel di tempat umum.

Salah satu destinasi wisata terkenal di Yogyakarta yang dilengkapi oleh fasilitas untuk difabel adalah Museum Benteng Vredeburg. Di Museum Benteng Vredeburg, kamu bisa menemukan kursi roda di bagian depan yang disediakan secara gratis untuk para pengunjung selama berkeliling museum.

Museum Benteng Vredeburg juga memiliki jalur khusus kursi roda seperti ramp di bagian depan pintu masuk. Selain itu juga disediakan guiding block yang berguna untuk memandu para teman tunanetra agar bisa berkeliling museum dengan aman.

Museum Benteng Vredeburg juga menyediakan toilet ramah difabel yang menjadikan tempat wisata ini sebagai salah satu tempat wisata terbaik yang ramah terhadap difabel.

4. Taman Pintar

Selain Museum Benteng Vredeburg, Taman Pintar juga menjadi tempat wisata andalan Yogyakarta yang didesain sangat ramah bagi para difabel. Bahkan, Taman Pintar menggratiskan tiket masuk bagi para pelajar difabel.

Di dalam Taman Pintar juga terdapat toilet yang didesain khusus difabel serta ramp di bagian pintu masuk. Taman Pintar bisa menjadi pilihan pintar bagi kamu dan keluarga yang ingin menghabiskan liburan di tempat yang aman bagi difabel.

5. Taman Fairy Garden

Bandung juga tidak mau kalah ketinggalan menyediakan tempat wisata yang ramah terhadap difabel. Salah satu tempat liburan di Bandung yang ramah kepada difabel adalah Taman Fairy Garden. Taman Fairy Garden yang berlokasi di Bandung Barat menyediakan fasilitas ramah difabel seperti toilet khusus difabel.

Selain itu pada bagian pintu masuk taman juga terdapat ramp untuk memudahkan pergerakan pengguna kursi roda. Bahkan, Taman Fairy Garden juga menyediakan gerbang masuk khusus untuk para difabel. Selain Taman Fairy Garden, ada juga destinasi wisata Taman Inklusi dan Babakan Siliwangi.

6. Monumen Nasional (Monas)

Destinasi wisata Monumen Nasional di Jakarta juga menjadi tempat wisata yang sangat ramah terhadap difabel. Di Monas bahkan disediakan lift khusus untuk pengguna kursi roda. Selanjutnya disediakan toilet khusus difabel serta ramp untuk menuju ke dalam toilet.

Dengan semakin besarnya kesadaran pengelola tempat wisata terhadap kebutuhan pengunjung difabel, diharapkan akan ada lebih banyak tempat wisata ramah difabel tersedia. Harapannya para pengunjung difabel bisa berwisata dengan aman.