Isi Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 153

Surat Al Baqarah ayat 153 tentang kesabaran dan doa. Surah ini telah banyak dipelajari dan maknanya diketahui banyak orang. Pada artikel ini, kami akan menjelaskan arti dari Surat Al Baqarah ayat 153, berdasarkan Tafsir Ibn Katsir dan Tafsir al-Jalalayn.

Allah memerintahkan orang beriman untuk menggunakan kesabaran dan doa sebagai sarana dukungan. Yaitu meminta pertolongan kepada Allah dengan dua hal tersebut.

Ibnu Katsir, seorang penafsir Al-Qur’an, menulis dalam Tafsir Al Qur’anil ‘Adhimnya bahwa cara terbaik untuk menghadapi berbagai tantangan dalam hidup adalah memiliki sikap yang baik dan sering berdoa.

Dalam hukum Islam, kesabaran secara umum dibagi menjadi tiga kategori. Pertama, kesabaran dalam menunaikan kewajiban agama. Kedua, kesabaran dalam meninggalkan hal-hal yang dilarang. Ketiga, kesabaran dalam menghadapi cobaan dan musibah.

Dalam tafsirnya tentang Al-Qur’an, Sayyid Quthb membahas kesabaran secara lebih mendalam. Dia menulis, “Sabar dalam tunduk kepada Allah, kesabaran dalam meninggalkan dosa, kesabaran dalam menghadapi kesulitan karena cinta kepada Allah, kesabaran untuk fitnah dan konspirasi terhadap Anda.”

Kita harus sabar dalam menghadapi penundaan, sabar dalam menghadapi tekanan, sabar dalam menghadapi keterbatasan dukungan, sabar dalam menghadapi perjalanan panjang yang membuat kita ragu, sabar dalam menghadapi rintangan yang sulit dan berat, sabar dalam menghadapi yang memberatkan. beban kebanggaan seseorang, dan kesabaran dalam menghadapi serangan dari mereka yang telah memunggungi kita.

Selain kesabaran, mintalah pertolongan kepada Allah dengan berdoa. Doa adalah hadiah terbaik dari Mi’raj. Hal itu dijadikan sumber penyegaran ketika Nabi Muhammad SAW berduka atas wafatnya paman dan istri tercinta Khadijah.

Ketika Nabi dan para pengikutnya menghadapi masalah, mereka lebih banyak berdoa. Demikian pula Bilal selalu diberitahu oleh Nabi, “Bilal, bangunlah untuk shalat. Bilal, bangunlah untuk shalat.” Nabi akan berkata kepada Bilal, “Shalat adalah tempat peristirahatan kita.”

Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Tafsir Al Munirnya menyebutkan bahwa perintah meminta tolong dengan shalat adalah karena shalat adalah sumber segala amal kebaikan. “Ini adalah sarana untuk terhubung dengan Allah, sarana untuk mengobarkan jihad melawan-Nya, dan cara untuk mengalami keagungan-Nya.”

Inilah tempat perlindungan bagi mereka yang takut, sarana untuk menghilangkan penderitaan mereka yang malang, dan unsur kemenangan bagi jiwa-jiwa orang-orang yang beriman.

Allah juga menyatakan bahwa Dia akan bersama orang-orang yang sabar. Dengan persahabatan khusus (ma iyyatullah khassah). “Dengannya Allah menguatkan, memantapkan, menstabilkan, memastikan, mengawasi dan menghibur mereka,” tulis Sayyid Qutb.

Dalam ayat ini, kesabaran dijamin bagi orang-orang yang tabah. “Apa yang kamu takutkan dalam hidup jika Allah ada di sisimu?” kata Buya Hamka dalam Tafsir Al Azhar.

Baca juga: Tajwid Surat Al Maidah Ayat 48

Isi Kandungan Surat Al Baqarah Ayat 153

Berikut isi surat Al Baqarah ayat 153 yang kami kutip dari berbagai tafsir. Yaitu tafsir Al Quran karya Ibnu Katsir berjudul Tafsir Al Qur’anil ‘Adhim, tafsir Syaikh Wahbah Az Zuhaili berjudul Tafsir Al Munir, tafsir Sayyid Quthb berjudul Fi Zilalil Quran, dan tafsir Buya Hamka.

  1. Dalam Islam, Allah memerintahkan orang percaya untuk berdoa meminta bantuan dengan kesabaran dan doa. Berdoalah untuk kebahagiaan duniawi dan abadi.
  2. Saat menghadapi musibah atau cobaan, seorang mukmin harus tetap bersabar dan memperbanyak berdoa.
  3. Bagi umat Islam, shalat adalah solusi dari tantangan hidup.
  4. Pasien akan menerima persahabatan khusus dari Allah (maiyatullah). Pendampingan khusus ini berupa penjagaan, perlindungan, pembelaan, dan bantuan.
  5. Orang yang sabar harus tetap tenang karena Allah akan membalas mereka yang menunggu. Mereka akan mendapat bagiannya di akhirat.

Adapun isi kandungan surat Al Baqarah ayat 153 di atas. Semoga bisa membuat kita lebih sabar dan memperbanyak doa. Semoga Allah tahu yang terbaik.