Apa Itu Cover Letter? Ini Pengertian Cover Letter Dan Perbedaannya Dengan CV

Contoh Cover Letter Bahasa Indonesia yang Berkualitas - Glints Blog

Tentunya kamu akan diminta untuk memberikan berbagai dokumen kepda perusahaan saat melamar suatu pekerjaan. Salah satunya memberikan cover letter atau surat pengantar.

Apa itu cover letter? Dan apakah cover letter sama dengan CV biasa? Yuk cari tahu, dengan menyimak ulasan berikut ini.

  1. Pengertian Cover Letter

Cover letter merupakan surat penting yang dikirimkan bersama dengan CV dan portofolio yang berisi informasi mengenai posisi yang hendak dilamar, kualifikasi yang relevan dengan posisi tersebut, dan alasan kenapa tertarik untuk bekerja di perusahaan tersebut.

  1. Perbedaan CV Dan Cover Letter

Adapun perbedaan CV dan cover letter adalah sebagai berikut :

Perbedaan Isi

Perbedaan pertama antara CV dan cover letter adalah dari segi isinya. Jika biasanya isi CV meliputi penjelasan rinci tentang :

  • Pengalaman kerja
  • Deskripsi pekerjaan
  • Latar belakang pendidikan
  • Prestasi serta pencapaian dalam hal akademis atau profesi

Sementara, isi cover letter meliputi penjelasan rinci mengenai :

  • Motivasi atau alasan kenapa kamu melamar sebuah lowongan tertentu
  • Alasan kenapa kamu menjadi kandidat paling tepat yang harus dipilih untuk posisi tersebut

Perbedaan Tujuan

Perbedaan kedua dari segi tujuan pembuatannya. Jika CV dibuat dengan tujuan untuk menjelaskan riwayat pengalaman kerja kamu.

Sementara tujuan pembuatan cover letter adalah untuk memberikan gambaran singkat tentang kualifikasi dan alasan mengapa melamar sebuah posisi tersebut.

Perbedaan Panjang Dokumen

Terakhir, perbedaan CV dan cover letter dilihat dari panjang isi dokumennya. Biasanya cover letter tidak boleh dibuat lebih dari satu halaman A4. Namun jika mengirimkannya secara digital, maka biasanya panjang cover letter hanya empat hingga tiga paragraph saja.

Sementara panjang isi CV biasanya satu halaman.

  1. Kapan Waktu Terbaik Untuk Mengirimkan Cover Letter?

Haruskan selalu menyertakan cover letter di setiap lamaran pekerjaan? Jawabannya, sebaiknya kamu memang selalu menyertakan cover letter untuk setiap lamaran pekerjaan. Sebab pada beberapa kasus, mengirimkan cover letter dapat memberikan nilai plus dimata HRD.

Contoh kasusnya :

  • Jika Posisi Yang Dibutuhkan Hanya Satu

Perusahaan biasanya akan memberikan keterangan mengenai jumlah karyawan yang mereka butuhkan untuk mengisi posisi tertentu di lowongan pekerjaan yang dibuka. Karena itu, kamu perlu menyiapkan cover letter lalu mengirimkannya bersamaan dengan lamaranmu guna meningkatkan peluang kamu untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

  • Jika Pihak Rekruter Membutuhkan Cover Letter Selama Wawancara

Kasus ini memang jarang terjadi, namun tidak ada salahnya untuk berjaga – jaga kamu siapkan cover letter. Jika nanti pihak rekruter meminta kamu untuk wawanacara kerja, tentu mereka akan meminta CV kamu. Jangan lupa selipkan juga cover letter yang bisa dibaca oleh manager sehingga membuat mereka tertarik.

  • Jika Kamu Mendapatkan Rekomendasi Dari Seseorang

Kamu perlu lampirkan cover letter bersama dengan lamaranmu jika mendapatkan rekomendasi dari seseorang yang dikenal di perusahaan tersebut. Dengan demikian, pihak HRD tidak akan mengabaikan lamaran kamu begitu saja.

Perlu dicatat, kamu harus membuat cover letter yang baik dan benar dengan teliti. Karena itu, sebisa mungkin luangkanlah waktu untuk membuat cover letter yang baik agar memberi kesan yang baik kepada HRD. Buatlah cover letter yang benar – benar sesuai dengan pengalaman kerja kamu, bukan hanya meniru atau hanya copy paste dari contoh yang ditemukan di Google.