4 Sifat Wajib Bagi Rasul

 

Pada hakikatnya, Allah subhana wa Ta’ala telah memerintahkan utusan atau rasul-Nya untuk menyampaikan wahyu. Para utusan Allah itu memiliki sifat-sifat yang wajib ada pada diri mereka. Karena bagaimanapun para Nabi dan Rasul sebagai laki-laki pilihan Allah dan menjadi suri tauladan bagi umat manusia.

Allah subhana wa Ta’ala berfirman :

Artinya : “Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu.” (QS. Al-Ahzab : 21).

Terdapat empat sifat yang wajib dimiliki oleh Nabi dan Rasul, adapun sifat-sifat tersebut adalah sebagai berikut :

1. As-Shidiq

Sifat wajib Rasul yang pertama adalah As-Shidiq. As-Shidiq memiliki arti benar dan jujur. Sifat wajib yang satu ini tentunya dimiliki oleh semua Rasul, sebab tidak mungkin seorang Nabi dan Rasul berbohong dalam menyampaikan risalahnya.

Seperti halnya Nabi Ibrahim AS yang mengatakan kepadanya ayahnya bahwa menyembh berhala itu termasuk perbuatan yang salah. Peristiwa ini sendiri dijelaskan dalam QS. Maryam 19 : 41 yang berbunyi :

Artinya : “Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam kitab (Al-Quran), sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan seorang Nabi.” (QS. Mryam : 41).

2. Al – Amanah

Sifat wajib Rasul selanjutnya adalah Al-Amanah yang artinya dapat dipercaya, sifat ini sangat melekat pada diri Rasulullah. Karena memang setiap perkataan maupun perbuatan Rasul sudah pasti bisa dipercaya.

Yang namanya Nabi dan Rasul tidak mungkin ingkar terhadap perbuatan atau ucapannya, karena segala aktivitasnya dibimbing oleh Allah.

Sebagai contoh, ketika kaum Nabi Nuh alaihissalam mendustakan apa yang sudah dibawa dari Allah Subhana wa Ta’ala. Lalu Allah Subhana wa Ta’ala menegaskan bahwa Nuh alaihissalam adalah orang yang amanah atau terpercaya.

Allah Subhana wa Ta’ala berfirman :

Artinya : “Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku ini seorang Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu.” (QS. Asy-Syu’ara : 106-107).

3. At – Tabligh

Sifat wajib Rasul lainnya adalah At-Tabligh yang artinya menyampaikan. Setiap Rasul Allah tentunya akan menyampaikan wahyi dan tidak satupun wahyu yang disembunyikan.

Seperti halnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam yang menyampaikan semua ayat-ayat Al-Quran kepada umatnya dan tidak ada satupun yang disembunyikan. Hal ini diriwayatkan dalam hadits bahwasanya sayyidina Ali berkata :

Artinya : “Demi Zat yang membelah biji dan melepas nafas, tiada yang disembunyikan kecuali pehaman seseorang terhadap Al-Quran.”

Selain itu, terdapat juga di dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 67 yang berbunyi :

Artinya : “Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya, dan allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” (QS. Al-Maidah : 67).

4. Al – Fathonah

Sifat wajib bagi Rasul yang terakhir adalah Al-Fathonah yang artinya memiliki kecerdasan yang tinggi. Al-Fathonah ini merupakan sifat wajib bagi Rasul yang mutlak dimiliki. Soalnya, kecerdasan sangat dibutuhkan oleh seorang Rasul karena berkaitan dengan misinya untuk berdakwah yang tentunya cukup berat serta untuk menyelesaikan setiap permasalahan yang ada secara cepat.

Nabi dan Rasul diberi kecerdasan oleh Allah Subhana wa Ta’ala supaya mampu untuk mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi umatnya saat itu.

Itulah sifat-sifat wajib bagi Rasul. Semoga kita sebagai umatnya dapat meneladani Nabi dan Rasul dalam kehidupan sehari-hari.